Berita
Mengubah Stigma Anak Down Syndrome: Pelajaran Berharga dari Perjalanan Mama Dewi dan Ramzi
Banyak orang tua merasa hancur atau malu ketika mendapatkan vonis medis bahwa buah hati mereka mengidap Down Syndrome. Namun, melalui obrolan mendalam di video ini, Mama Dewi selaku ketua yayasan Arada putra mandiri dan seorang ibu dari anak pengidap down syndrome, membagikan perspektif yang menampar keras ego dan stigma negatif masyarakat.
Penerimaan dan Pola Asuh yang Setara
Mama Dewi menegaskan bahwa langkah pertama yang paling krusial adalah memperbaiki mental orang tua. Baginya, anak dengan Down Syndrome bukanlah aib, melainkan titipan Tuhan yang harus didampingi dengan kasih sayang penuh. Ia menerapkan prinsip untuk tidak membedakan anak down syndrome dengan anak-anak lainnya, memperlakukannya layaknya anak normal agar sang anak memiliki rasa percaya diri dan kemandirian yang tinggi.
Kemandirian dan Prestasi
Berkat pola asuh yang tepat, Ramzi tumbuh menjadi pribadi yang sangat disiplin. Ia mampu mengatur waktunya sendiri untuk beribadah, merapikan kamar, hingga melakukan pekerjaan rumah tangga tanpa harus diperintah. Tak hanya itu, Ramzi juga aktif dalam berbagai hobi seperti berenang, bulu tangkis, hingga desain poster yang membuktikan bahwa anak pengidap down syndrome pun tetap memiliki potensi besar jika diberi kesempatan.
Sumber : Rahasia Sehat. (10 September 2026).
Ngumpetin Anak Down Syndrome Itu Jahat! Gengsi Rumah Tangga, Rusak Tumbuh Kembang Anak
[Video YouTube]
https://www.youtube.com/watch?v=Rb_zeE9qF_A
